Masjid Agung Al Azhar



Masjid Agung Al-Azhar mulai dibangun oleh Yayasan Pesantren Islam (YPI) pada tanggal 19 November 1953 di atas tanah seluas 43.755 m2 dan selesai tahun 1958. Pada 1960 Syaikh Al-Azhar Kairo, Mesir, Prof. Dr. Mahmoud Syaltout dalam kunjungannya ke Masjid Agung Kebayoran Baru Jakarta Selatan, memberikan kuliah umum kepada jamaah masjid dan memberi nama "Al-Azhar" kepada Masjid Agung Kebayoran Baru.
Pasal 4 Anggaran Dasar YPI Al-Azhar menggariskan dua tujuan utama didirikannya Yayasan, yang tak dapat dipisahkan dari didirikannya Masjid Agung Al Azhar yakni:

  • Membina dan mengembangkan dakwah dan pendidikan Islam dalam arti kata yang seluas-luasnya
  • membentuk masyarakat yang berilmu, beramal dan bertaqwa dalam rangka izzul Islam wal Muslimin

Dari tujuan utama YPI Al-Azhar ini dirumuskan Visi Masjid Agung Al Azhar sebagai berikut:
"Menjadikan Masjid Agung Al-Azhar sebagai pusat pembinaan umat, dakwah dan budaya Islam menuju masyarakat yang ramah, berilmu, beramal dan bertaqwa demi kejayaan Islam dan Kaum Muslimin"
Dijabarkan pula misi Masjid Agung Al-Azhar sebagai berikut:

  • Al-amru bi al-ma'ruf wa al-nahyu 'an al-munkar
    yakni mendorong kebaikan dan mencegah kemunkaran berdasarkan Al-Qur'an dan Al-sunnah Rasullullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan cara yang lebih bijak (al-hikmah), nasihat yang santun (al-mau'izhoh al-hasanah), dan dialog yang lebih beradab (al-jadal bi al-ahsan).
  • Al-tathwir wa al-tatsqif
    yakni memberikan pencerahan dan pemberdayaan kepada umat Islam melalui program pendidikan, pelatihan, pengajian, khutbah dan kajian ilmiah
  • Al-khidmah wa al-amnu
    yakni memberikan pelayanan dan ketentraman kepada umat Islam dalam mengatasi berbagai persoalan hidup dan kehidupan mereka, sehingga dapat beribadah dan menjalankan ajaran islam sesuai dengan tuntunan syar'iah.
  • Al-ri'ayah
    yakni meningkatkan mutu pemeliharaan dan pengawalan terhadap aqidah umat Islam dari bahaya pemurtadan , aliran-aliran sesat, pola pikir dan gaya hidup yang bertentangan dengan nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Sunnah


Sejalan dengan perintah Al-Qur'an di atas, pada 1962 Masjid Agung Al-Azhar dalam kiprahnya membina pemuda dan pemudi Islam mengadakan kegiatan Pramuka Gugus Depan dan sore harinya mengadakan Pendidikan Islam Al-Azhar (PIA). Kemudian pada tahun 1967 didirikan lembaga pendidikan formal yang diawali dengan TK Islam Al-Azhar, disusul SDIA, SMPIA, SMAIA dan pada akhirnya melompat dari urutan sejarahnya, sekarang di komplek Masjid Agung Al-Azhar berdiri megah kampus Universitas Al Azhar Indonesia (UAI). 



Buku : Enam Puluh Tahun YPI Al-Azhar (7 April 1952 - 7 April 2012)
Penulis : Lukman Hakiem

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Masjid Agung Al Azhar"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel